728x90 AdSpace

Baru Dicoret
Wednesday, 29 January 2014

Cak Gopar Mendadak Jadi Kiyai


Maka, 
Malam itu, Cak Gopar duduk leyeh-leyeh di ruang tamu rumahnya. Cak Gopar baru bebera hari tiba di Indonesia dalam rangka liburan musim panas dari negeri Ottoman.

Tiba-tiba, Mbak Anis satu-satunya kakak perempuan cak Gopar nyelonong masuk ke ruang tamu dari pintu depan.

“Par, kamu diminta datang ke rumah Pak Sudrun” Ujar Mbak Anis To the Point.

“Ngapain?” Tanya Cak Gopar balik.

“Rumah Pak Sudrun nanti malam mau dicor, katanya rumahnya mau di tingkat. Kamu diminta datang mimpin doa di rumahnya”

“Waduh mbak, biasanya kalo diundang gitu baca apa ya mbak? Tahlil, Istighotsah atau Barjanzi?”

“Yo ora ngerti Par” ujar Mbak Anis singkat sembari pergi meninggalkan Cak Gopar kembali sendiri.

Cak Gopar langsung bergegas berdiri benerin peci putih dan sarung hijau yang lusuh itu. Surban putih yang ada di sandaran kursi diambilnya dan diletakkan di pundak kanannya, nampak cocok dengan warna coklat batik yang dikenakan. Cak Gopar meninggalkan rumah menuju ke rumah Pak Sudrun.

Jalan gang yang baru di aspal itu pun ribut, karena Cak Gopar yang berjalan gagah itu ternyata menggunakan sandal bakiak kayu.

Singkat cerita, Cak Gopar tiba di rumah Pak Sudrun. Alangkah kagetnya Cak Gopar ternyata rumah Pak Sudrun dipenuhi orang hampir seratus orang.

Cak Gopar pun jaga sikap, berlagak jadi kiyai dadakan. Semua orang berdiri, mempersilahkan Cak Gopar duduk di tempat yang depannya ada ayam panggang.

“al-Faaaaaaaatihah”. Seru Cak Gopar setelah komat-kamit baca tawassulan.

Cak Gopar keras-keras baca semua doa yang pernah dihafalkan. Di tengah-tengah berdoa, Cak Gopar gak khusyuk lihat ayam panggang di depannya. Hafalan doa pun terganggu, sedetik kemudian Cak Gopar jaga sikap, tanpa sadar Cak Gopar yang berdoa sambil pegang microphone itu ternyata baca doa Allahumman inni ‘audzubika minal khubutsi wal khobaits. Sebagian orang ngelirik Cak Gopar.

Selepas doa, orang di samping Cak Gopar penuh keingintahuan bertanya ke Cak Gopar.

“Cak, kita ini kan mau makan-makan. Kok tadi cak Gopar baca doa mau masuk WC ?”

“Kamu tahu nggak, doa tadi itu artinya apa?” Tanya Cak Gopar gak mau dipermalukan.

“Tahu Cak, kalau gak salah arti doanya minta perlindungan kepada Allah agar dijauhkan dari setan baik yang khubuts maupun setan yang khobaits”. Jawab orang tadi sedikit ragu.

“Betul Sampean” Ujar  Cak Gopar membenarkan, “Nah, masa mau makan lalu berdoa supaya dijauhkan dari syetan gak dibolehkan” Jawab Cak Gopar sekenanya.

Yang lain pun manggut-manggut.

Cak Gopar pun makan ayam panggang dengan tenang dan alhamdulillah dijauhkan dari syetan.

***

Dua jam kemudian Cak Gopar sakit perut di rumahnya. Pas mau masuk WC, Cak Gopar mendadak bingung doanya, mungkin kualat karena memplokotoi orang-orang tadi. Dalam hati Cak Gopar pun berdoa Allahumma Barik lanaa fi maa Rozaqtanaa…. Cak gopar langsung masuk WC. 
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

3 blogger-facebook:

Item Reviewed: Cak Gopar Mendadak Jadi Kiyai Rating: 5 Reviewed By: Cak Gopar