728x90 AdSpace

Baru Dicoret
Thursday, 25 December 2014

Hizmet; Hikmah dan Kekuatannya

Kata “hizmet” pertama kali saya dengar ketika tinggal dengan Tullabunnur (santri-santri Ulama besar Turki Bediuzzaman Said Nursi) di Kota Trabzon, mereka senantiasa mengatakan hizmet kepada saya ketika membantu untuk memasak, menuangkan teh untuk teman lainnya, cuci piring atau bersih-bersih rumah bersama dan lain sebagainya.

Saya juga pernah mengunjungi desa Menzil di Kota Adiyaman Turki, satu-satunya desa di Turki yang saya rasakan persis seperti suasana Pesantren-pesantren besar di Indonesia. Saya merasa seperti itu tidak lain karena Desa Menzil adalah desa yang terkenal dengan Tarekat Naksabandiyah yang kini Mursyidnya adalah Sayyid Abdul Baqi. Di bawah ajaran Tarekatnya, Sayyid Abdul Baqi sangat menekankan kepada murid-muridnya tentang pentingnya melakukan suluk dengan cara Hizmet. Oleh sebab itu selama 3 hari di Menzil seringkali ketika minum teh bersama ribuan murid tarekat di Kantin ada yang keliling berterik bertanya kepada semua yang ada di sana “Siapa yang hendak hizmet?? Madrasah yang kita bangun saat ini butuh ini dan itu….”, mendengar teriakan ini, para santri pun bergegas berdiri menuju Madrasah atau bangunan yang sedang dibangun di sana, mereka berpencar ada yang sibuk mengaduk pasir dengan semen, mengangkat bata, membersihkan sak semen, memasang ini dan itu…. Semuanya bekerja untuk membantu proses pembangunan.
Cak Gopar dengan pose ber-hizmet; memasak masakan Turki dan menyiapkannya untuk Tullabunnur
Cak Gopar di kota Menzil bersama teman-teman dari Malaysia, selepas ber-hizmet membantu proses pembangunan Madrasah. Rencananya madrasah ini akan menjadi Madrasah terbesar di Turki

Lantas apa itu Hizmet?

Hizmet adalah kata dalam bahasa Turki yang berasal dari Bahasa Arab; al-Khidmah yang berarti Pelayanan.

Sebagai seorang Muslim anda tentu mendirikan sholat, mengeluarkan zakat, menjalankan puasa dan lain sebagainya. Melakukan amal-amal tersebut adalah sesuatu yang wajar anda lakukan untuk mendapat pahala, agar anda masuk surga, agar anda mendapat ridho Allah dan berbagai niatan lainnya. Tapi amal-amal tersebut ujung-ujungnya adalah UNTUK ANDA PRIBADI.

Hal ini berbeda dengan Hizmet. Hizmet adalah anda melakukan suatu kebaikan UNTUK ORANG LAIN dengan harapan mendapat ridho Allah. Melakukan amaliyah untuk kepentingan diri sendiri adalah sesuatu yang wajar dan biasa-biasa saja, tapi melakukan amaliyah untuk kebaikan orang lain dengan niat meraih ridho Allah ini baru luar biasa.

Jika kita merujuk kepada sejarah baginda tercinta Nabi Muhammad Saw. maka kita temui keseluruhan hidup beliau diperuntukkan untuk umatnya, sangat jarang ditemui baik di kitab-kitab sirah maupun Syama’il nabi Muhammad Saw melakukan sesuatu untuk kepentingan dirinya sendiri (Bahkan setelah saya ingat-ingat, rasanya tidak ada satupun-wallahu a’lam), semuanya untuk kebaikan umatnya. Sedemikian Nabi ingin kebaikan tercurah pada umatnya, sampai-sampai ketika beliau sakit yang akhirnya mengantar kepada wafatnya beliau, masih saja beliau berujar lirih “ummati… ummati… as-sholaah… as-sholah… aqimissholaahhh…… Umatku,.. umatku.. Sholat!... Sholat!... jangan lupa dirikan Sholat!”. Ya, Demikianlah Nabi kita Muhammad Saw. menghabiskan kehidupannya agar umatnya selamat dunia-akhirat.

So, selain ibadah-ibadah yang anda lakukan untuk kepentingan anda pribadi. Jangan lupa untuk ber-hizmet!. Saya  jadi teringat ketika masih di Pesantren dulu, para santri senantiasa berebutan membalikkan sandal-sandal yang ada di depan pintu masjid dan pintu rumah Kiyai, baik itu milik kiyai ataupun tamu-tamunya, niatnya tidak lain agar si empu-nya sandal ketika keluar rumah tidak usah repot-repot membalikkan badan ketika hendak mengenakan sandal. Mereka juga sering berebutan memegang selang air untuk menyiram bunga-bunga di Taman Pesantren agar keindahan tersebut enak dilihat orang lain.

Bagaimana dengan anda? Mulailah dengan jangan buang sampah sembarangan, karena dengan ini anda telah ber-hizmet agar tukang bersih-bersih lebih mudah membersihkan sampah. Bantulah cuci piring di Rumah, bukankah itu sangat membantu istri anda?, singkirkanlah benda-benda yang anda temui di jalan yang dapat membuat celaka pengguna jalan, walaupun itu hanya satu buah batu kerikil, rapikanlah al-Qur’an – al-Qur’an di rak-rak masjid agar para jama’ah senantiasa mudah untuk membaca al-Qur’an, dan lain sebagainya.
فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ

 Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrah-pun, niscaya dia akan melihat (pahala)nya.

(QS. Al-Zalzalah: 7)

Wallahu a’lam.

Konya, 25122014 - 3.25 AM



  • Komentar dengan ID Blogger
  • Komentar dengan Akun Facebook

0 blogger-facebook:

Post a Comment

Item Reviewed: Hizmet; Hikmah dan Kekuatannya Rating: 5 Reviewed By: Cak Gopar