728x90 AdSpace

Baru Dicoret
Saturday, 1 April 2017

Nyarkub di pusara Ateşbaz-ı Veli, Murid Maulana Rumi Yang Penuh Keramat

Cak Gopar di depan pintu masuk Pusara Cinta Ateşbaz-ı Veli 
Nama asli beliau adalah Syamsuddin Yusuf bin Izzuddin. Menurut beberapa riwayat, beliau bersama keluarganya datang dari Balkh ke Konya bersama dengan keluarga Syekh Bahauddin Walad (ayah Maulana Rumi).

Dalam tarekat Maulawiyyah, ia di kenal sebagai seorang Aşçı Dede, yaitu semacam orang yang paling bertanggung jawab dalam urusan dapur. Aşçı sendiri bermakna ‘tukang masak’. Dalam dapur Dergah Maulawiyyah, seorang Aşçı Dede mengepalai 8 orang yang ada dibawah bimbingannya dalam urusan dapur.

Suatu hari, dapur Dergah Tarekat Maulawiyyah kehabisan batu bara yang biasa digunakan untuk bahan bakar masak. Maka Atesbaz memberitahukan hal ini kepada Maulana Jalaluddin Rumi.

Mendengar hal tersebut, Maulana Rumi menanggapinya dengan bercanda sembari memberi perintah.
“Kalau batu bara habis, maka gunakanlah kakimu untuk di bakar, dengan hal tersebut kamu bisa memasak masakan di atasnya”. Ujar Maulana Rumi bercanda.

Tidak tahunya, hal tersebut ditanggapi serius oleh Atesbaz, ia membakar kakinya dan menjadikan bahan bakar untuk memasak. Sedikitpun kakinya tak terluka. Karomah Atesbaz ini disaksikan oleh para Darwish lainnya.

Lalu datanglah Maulana Jalaluddin Rumi sembari berkata “Hay Ateşbaz hay!”. Sembari meminta jangan menampakkan kekeramatan seperti itu. Karena konon Maulana Jalaluddin Rumi tidak senang jika ada murid-muridnya menampakkan kekeramatannya. 

Kata “Ateşbaz” sendiri bermakna ateşle oynayan, alias “orang yang bermain dengan api”.
Beliau meninggal pada bulan Rajab tahun 684 H (1285). Makamnya ada di kota sufi Konya, di jalan Meram Yeni, sangat dekat sekali dengan kampus saya, Necmettin Erbakan Unversity.

Setelah berziarah, saya sedikit berbincang dengan juru kuncinya yang seorang teyze (bibi), saya lupa nama beliau. Pada para penziarah, teyze  sering memberikan garam, yang mana garam tersebut telah dicampur dengan garam-nya Ateşbaz. Pada mereka teyze menyarankan untuk dicampur di garam dapur rumah masing-masing untuk tabarrukan.

Dan entah kenapa, kata beberapa teman saya, kebanyakan yang berziarah ke Pusara Atesbazi veli adalah perempuan yang seret jodoh. Hehehe….

Monggo jomblowati nyarkub di sini…. 

Inilah pusara cinta Ateşbaz-ı Veli yang penuh keramat. Letaknya ada di dalam ruang di bawah tanah, hanya orang tertentu yang boleh masuk ke sini. Cak gopar cuma bisa lihat dari pintunya.
Cak Gopar bertawassul dan berdoa di depan pintu ruang makam khusus.
Cak gopar berada di ruang yang dikhususkan untuk zikir para peziarah. letaknya di atas makam.
Jadi yang di depan Cak Gopar ini bukan makam Ateşbaz-ı Veli, beberapa meter tepat di bawahnya inilah makam asli Ateşbaz-ı Veli. 
Cak Gopar bincang-bincang dengan teyze juru kunci makam Ateşbaz-ı Veli

  • Komentar dengan ID Blogger
  • Komentar dengan Akun Facebook

0 blogger-facebook:

Post a Comment

Item Reviewed: Nyarkub di pusara Ateşbaz-ı Veli, Murid Maulana Rumi Yang Penuh Keramat Rating: 5 Reviewed By: Cak Gopar